1. Jalankan software SIMATIC maka akan muncul dialog seperti yang ditunjukkan gambar 1
Gambar 1
2. Kemudian klik tombol Next, maka akan muncul dialog lagi seperti gambar 2. Disini kita akan memilih jenis CPU yang akan kita gunakan, sebagai contoh saya menggunakan jenis CPU315-2 PN/DP, setelah memilih jenis CPU klik tombol Next
Gambar 2
3. Langkah ketiga kita akan memilih jenis bahasa pemrograman yang akan digunakan seperti yang ditunjukkan pada gambar 3, pada tutorial kali ini saya menggunakan bahasa pemrograman Ladder, maka klik pada pilihan LAD kemudian klik tombol Next
4. Langkah terakhir dalam pembuatan project baru menggunakan
bantuan wizard software SIMATIC ini adalah memberi nama project yang
akan kita buat, lihat pada gambar 4 setelah memberi nama maka klik
tombol Finish
Gambar 4
5. Setelah tombol Finish di klik maka akan muncul dialog seperti gambar 5. Klik 2x pada OB1
Gambar 5
OB1 adalah tempat dimana kita akan membuat program PLC, program-program yang telah
kita buat akan di simpan di OB1 tersebut dan akan di downloadkan ke PLC.
kita buat akan di simpan di OB1 tersebut dan akan di downloadkan ke PLC.
6. Ketika OB1 diklik 2x maka akan muncul work area seperti pada
gambar 6, di sinilah kita mulai membuat program PLC dengan metode
Ladder.
Gambar 6
7. Program yang saya buat adalah program self holding, cara
programannya hamper sama dengan jenis PLC lainnya seperti OMRON dan
Allen Bradley, perbedaannya untuk SIEMENS alamat input diawali dengan
huruf I seperti gambar 7 dan untuk output diawali dengan huruf Q seperti
gambar 8.
Gambar 7
Gambar 8
8. Setelah semua alamat input dan output sudah di masukkan dengan
benar maka program siap di downloadkan ke PLC. Untuk program self
holding seperti gambar 9
Gambar 9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar